Selasa, 01 Mei 2012

Jangan Biasakan Tidur Dengan Kipas Angin


Tidur dengan hembusan Kipas Angin

Tidur dengan hembusan kipas angin menyala sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang, terutama yang tinggal di daerah tropis seperti Indonesia. Hawa panas di malam hari seakan menghilang digantikan dengan sejuknya hembusan angin yang membuat kita merasa nyaman untuk tidur. Kebiasaan seperti ini umumnya banyak dimiliki oleh anak-anak, yang memang pada dasarnya memang mudah merasa tidak nyaman dengan suhu panas. Namun, tahukah Anda bila kebiasaan seperti ini memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan?


Pada dasarnya, angin yang berhembus kencang ke wajah kita akan membuat kita kesulitan mendapatkan oksigen. Akibatnya, suplai oksigen dalam darah kita juga akan menurun. Hal ini akan menyebabkan organ-organ tubuh kita tidak mampu bekerja secara optimal. Kondisi ini akan menjadi lebih berbahaya bila Anda tidur di ruangan yang tertutup. Tertutup disini maksudnya adalah tidak ada jendela dan ventilasi yang cukup untuk sirkulasi udara. Jika Anda tidur dengan hembusan kipas angin di ruangan tetutup, besar kemungkinannya Anda akan kekurangan oksigen hingga lemas, dan bahkan mungkin juga meninggal.

Perlu Anda ketahui juga bahwa jika kita tidur, suhu tubuh kita akan cenderung menurun. Selain itu, napas dan tekanan darah kita pun juga akan ikut menurun. Hembusan kipas angin pada saat Anda tidur akan membuat suhu tubuh Anda menjadi lebih menurun lagi. Akibatnya, napas jantung dan paru-paru Anda akan melemah. Padahal, paru-paru dan jantung adalah organ tubuh yang sangat vital. Melemahnya kedua organ tubuh ini akan mengurangi kualitas hidup Anda.

Jika Anda atau anak Anda memiliki kebiasaan tidur dengan hembusan kipas angin, sangat disarankan bagi Anda untuk segera menghentikannya. Memang tidak mudah untuk menghilangkan kebiasaan ini dengan cepat. Tetapi, Anda dapat memulainya dengan memposisikan kipas angin supaya hembusannya tidak langsung menerpa tubuh Anda atau anak Anda, terutama wajah. Setelah itu, Anda dapat memperjauh jarak antara kipas angin dengan tempat tidur secara bertahap. Selain itu, atur jendela dan ventlasi pada kamar tidur supaya kamar terasa lebih sejuk. Jika kamar sudah terasa sejuk, tentunya Anda tidak perlu lagi tidur dengan hembusan kipas angin, bukan?


sumber: cafeberita.com/jangan-biasakan-tidur-dengan-hembusan-kipas-angin/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
THANKS FOR VISITING DEWIMARLAINA.BLOGSPOT.COM