Jumat, 30 Maret 2012

Mitos Supaya Sering ke Roma

"Banyak jalan menuju Roma." Rasanya ungkapan itu sudah biasa. Sekarang kita ubah sedikit menjadi "banyak jalan (kembali) ke Roma." Mengapa? Konon, Roma memang 'ngangenin' jadi kalau sudah pernah ke tempat ini pasti ingin kembali lagi.

Kepercayaan ini bertambah bila saat ke Roma juga mengunjungi Fontana de Trevi, yaitu tempat bersejarah di Trevi, salah satu wilayah Kota Roma. 


Di depan gedung ini ada kompleks air mancur dan kolam air yang mengandung mitos. Yakni, siapa pun yang melempar koin ke dalam kolam, maka suatu saat akan kembali ke Roma.

Mitos lainnya, orang yang melempar koin juga akan cepat mendapat jodoh, atau bisa mendapat keberuntungan dan rejeki mendadak.

Tak heran, wisatawan yang datang sering terlihat berduyun-duyun membuang koin ke dalam kolam Fontana de Trevi. 


Diperkirakan,  sebanyak 3000 euro (kira-kira 30 juta Rupiah) diperoleh petugas pengumpul koin setiap malam. Dan, itu semua kepingan sen yang pastinya bertumpuk-tumpuk. Nah, uang ini disalurkan untuk subsidi kaum miskin di sana.

Heran, mengapa masih banyak orang percaya dan terus melemparkan koin ke kolam air mancur ini, ya?

 
Fakta

Fontana de Trevi tingginya 26 meter, lebarnya 20 meter. Merupakan air mancur warisan era Baroque yang terbesar di Roma.


Paus Urbanus VIII ingin merenovasi air mancur ini di tahun 1629, karena bangunan awalnya tidak menarik. Gian Lorenzo Bernini, arsitek yang ditunjuk langsung membuat sketsa dan siap membangun kompleks air mancur Fontana de Trevi. Tapi Paus keburu meninggal, sehingga proyek ini ditinggalkan.

Tahun 1730, Paus Clement XII mengadakan kontes lagi. Pekerjaan pun dimulai pada tahun 1732 dan selesai 30 tahun kemudian, tepatnya pada 1762. 

sumber:  http://www.apakabardunia.com/2012/03/mitos-supaya-sering-ke-roma.html

Mengintip Gudang Amazon.com

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa Amazon.com merupakan salah satu website jual beli paling terkemuka di dunia saat ini, tapi apakah anda pernah membayangkan keadaan gudang barang website jual beli terpopuler tersebut, check this out....

Tidur lewat tengah Malam,Berbahayakah?

Jam sudah menunjukkan pukul 00.00 tetapi mata masih saja sulit untuk dipejamkan. Situasi seperti ini cukup sering terjadi, khususnya pada orang dewasa muda. Sehingga timbul pertanyaan, apakah saya mengalami insomnia?

 
Jawabannya tidak. Menurut praktisi kesehatan tidur dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, dr. Andreas Prasadja, RPSGT,  banyak orang yang telah menyalahartikan kesulitan tidur pada malam hari sebagai insomnia. Padahal, hal ini adalah sebuah kondisi yang normal dan memang sesuai dengan jam biologis seseorang.

"Baru bisa tidur jam satu pagi pada orang dewasa muda (di bawah 30 tahun), itu normal," kata sang dokter.

Menurut Andreas, setiap orang memiliki jam biologis yang berbeda-beda. Makin tua usia seseeorang, maka kebutuhan tidur cenderung berkurang. Pada anak-anak, kebutuhan tidur bisa sampai 12 jam, orang dewasa muda sekitar 8,5-9 jam. sedangkan orang dewasa tua maksimal hanya 8 jam.
"Untuk orang diatas 30 tahun, jam 10 malam biasanya sudah ngantuk, karena itu jam biologis mereka," katanya.

Tetapi untuk mereka yang berusia di awal 20-an, umumnya akan sulit untuk bisa tidur jam 10 malam. Karena pada usia remaja sampai dewasa muda, mempunyai jam biologis yang sangat khas. 
Remaja dan dewasa muda ketika jam 10 malam, otak justru lagi segar-segarnya dan penuh kreativitas. Inilah waktu yang tepat sebenarnya untuk mereka bekarya dan belajar.
"Karena normalnya, mereka baru mengantuk setelah lewat tengah malam," paparnya.

Hanya sayangnya, pada usia ini mereka harus mengikuti jadwal orang dewasa kebanyakan, di mana aktivitas harus sudah dimulai jam 8 pagi sedangkan kalau yang sekolah harus masuk jam setengah 7 pagi. Jadi, tidak heran jika kelompok usia ini adalah kelompok yang kurang waktu tidur.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
THANKS FOR VISITING DEWIMARLAINA.BLOGSPOT.COM